Sabtu, 06 September 2014

Sistem Eksresi Pada Manusia

Kali ini , kita akan mempelajari tentang sistem ekskresi pada manusia. Apakah yang dimaksud dengan sistem ekskresi? dan apalagi bagian-bagian dari sistem ekskresi itu. Berikut ini informasinya:

Sistem ekskresi adalah pengeluaran zat-zat sisa metabolisme dari tubuh makhluk hidup.Osmoregulasi adalah proses pengaturan tekanan osmosis cairan tubuh (mengendalikan jumlah air dan garam dalam tubuh). Bagian-bagian sistem ekresi pada manusia adalah sebagai berikut.



1. Ginjal
a. Struktur ginjal.
Ginjal merupakan alat penyaring darah yang bentuknya seperti kacang merah. Ginjal pada manusia terdiri atas 2 buah yang terletak didalam rongga perut bagian belakang agak ke atas, didekat tulang belakang. Ginjal berbentuk seperti kacang merah dengan panjang 11cm, lebar 6 cm, dan tebal 2,5 cm. Manusia mempunyai sepasang ginjal yang terletak di sebelah kiri dan kanan ruas-ruas tulang pinggang di dalam rongga perut. ginjal terdiri dari 3 bagian yaitu: kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla), dan rongga ginjal (pelvis renalis).

b. Fungsi ginjal
Ginjal berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan zat yang tidak diperlukan lagi dalam bentuk urine. urin yang dikeluarkan oleh ginjal sebenarnya sangat dipengaruhi oleh faktor dalam dan luar dari individu yang bersangkutan. faktor-faktor tersebut antara lain hormon antidiuretik (ADH), hormon insulin, jumlah air yang diminum dan faktor cuaca.  

c. Proses-proses di dalam ginjal.
di dalam ginjal terjadi tiga proses, yaitu
1) Filtrasi (penyaringan)
Filtrasi ,yaitu proses penyaringan yang berlangsung di badan malphigi, yaitu dari glomerulus ke kapsula bowman.
2) Reabsorpsi (penyerapan kembali)
Reabsorpsi merupakan proses penyerapan kembali zat dalam urine prime yang masih berguna.
3) Augmentasi (penambahan)
Augmentasi merupakan proses penyerapan urine sekunder sehingga dihasilkan urine yang mengandung urea, amonia, asam urine, dan sisa-sisa pembongkaran protein yang terjadi di tubulus kontortus distal.

d. Proses-proses pembentukan urine
*) Darah yang membawa sisa-sisa metabolisme protein akan masuk ke ginjal melalui pembuluh darah menuju ke glomerulus.
*) Di dalam glomerulus terjadi peristiwa penyaringan terhadap zat-zat yang terlarut dalam darah.
*) Filtranglomerulus masuk ke kapsula bowman dan ditampung dan filtranglomerulus tersebut akan diteruskan ke tubulus proksimal.
*) Di dalam tubulus proksimal akan terjadi penyerapan kembali nterhadap zat-zat yang masih diperlukan, yaitu air, garam, dan gula.
*) Urine primer masuk kedalam tubulus distal dan akan terjadi augmentasi.
*) Urine sekunder ditampung di tubulus kolekta, kemudian diteruskan ke uriter dan ditampung kembali di kantung kemih sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui uretra. 
 
e. Kelainan pada ginjal
1) Nefritis glomerulus /nefritis merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi kuman misalnya bakteri streptococcus pada nefron (glomerulus) sehingga glomerulus meradang dan tidak berfungsi dalam penyaringan protein dan sel-sel darah dalam urin primer.  
2) Diabetes mellitus (kencing manis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh perubahn glukosa menjadi glikogen terganggu karena produksi hormon insulin oleh pankreas kurang.
3) Diabetes insipidus merupakan penyakit yang disebabkan tubuhnya kekurangan hormon antidiuretik (ADH) sehingga volume urin yang dihasilkan jauh melebihi normal, bahkan dapat mencapai 30 kali dari volume urin normal.
4) Albuminuria merupakan penyakit yang terjadi karena kegagalan proses penyaringan, khususnya dalam penyaringan protein. akibatnya protein (albumin) lolos dalam penyaringan, sehingga ditemukan dalam urin.
5) Batu ginjal merupakan penyakit yang terjadi karena adanya endapan garam kalsium dalam kandung kemih (vesica urinaria) 

2. Paru-paru (pulmo)
a.struktur paru-paru
Paru-paru terletak di rongga dada dan bagian bawahnya mempunyai diafragma. Ketika bernapas, oksigen mengoksidasi zat di dalam sel. Proses oksidasi itu akan menghasilkan energi dan zat sisa berupa karbondioksida (CO2)  dan air (H2O) .

b. Kelainan pada pulmo.
1) Pleuritis, merupakan penyakit paru-paru yang menyerang bagian pleura yang luka.
2) Kanker paru-paru yaitu penyakit paru-paru yang membesar akibat pembengkakan.
3) TBC, yaitu penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Tuberculosis.
4) Bronkitis yaitu penyakit yang menyerang cabang bronkus karena adanya penyumbatan.
5) Asma yaitu penyakit paru-pau yang disebabkan oleh bronkospasme. gejala penyakit ini ditandai dengan susah untuk bernapas atau sesak napas.

3. Hati. 
a. Struktur hati.
Hati atau hepar termasuk alat ekskresi yang letaknya di rongga perut bagian atas sebelah kanan, dibawah diafragma. Hati berwarna merah, terletak di rongga perut sebela kannan dan di bawah diafragma.

b. Fungsi hati
fungsi hati yang berguna bagi tubuh, diantaranya:
*) Pembuatan zat empedu;
*) Membunuh bibit penyakit dengan menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh;
*) Mengubah provitamin A menjadi vitamin A;
*) Menghasilkan protium dan filbrinogen yang berguna dalam penggumpalan darah;
*) Menimbun vitamin dan mineral;
*) Metabolisme protein.

c. Kelainan pada hati
1) Hepatitis merupakan gangguan hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit hepatitis menyebabkan rusaknya sel-sel hati, akibatnya zat empedu beredar ke seluruh tubuh. Berdasarkan penyebabnya, hepatitis dapat dikelompokkan menjadi hepatitis A, B, dan C.
2) Penyakit kuning disebabkan oleh tersumbatnya saluran empedu yang mengakibatkan cairan empedu tidak dapat dialirkan ke dalam usus 12 jari. 

4. Kulit
a. Struktur kulit
Kulit berperan sebagai pelindung tubuh terhadap kerusakan dari pengaruh luar, seperti panas, kuman, gesekan dan zat-zat kimia. Zat-zat sisa yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit berupa keringat. Keringat tersusun dari air dan garam-garam mineral terutama garam dapur (NaCI) yang merupakan hasil metabolisme protein.

b. Bagian-bagian kulit
Kulit memiliki  3 bagian ,yaitu;
1) Kulit ari (Epidermis)
Kulit ari adalah bagian kulit terluar yang tipis sekali, terbentuk dari jaringan epitel. Kulit ari terdiri dari 2 lapisan ,yaitu: lapian tanduk dan lapisan malphigi. Di permukaan kulit ari terdapat pori-pori yang merupakan muara kelenjar minyak dan ditumbuhi oleh rambut, kecuali kulit ari yang ada ditelapak tangan dan kaki tidak ditumbuhi rambut. Kulit ari pada telapak tangan dan kaki terdiri atas empat lapis, yaitu:
*) stratum korneum,
*) stratum granulosum,
*) stratum lusidum, dan
*) stratum germinalis.
2) Kulit jangat (dermis)
Dermis merupakan lapisan paling tebal dan memiliki pembuluh darah, kelenjar keringat, kantong rambut, dan ujung saraf.
3) Jaringan pengikat bawah kulit
Jaringan ini terletak di bawah lapisan kulit jangat (dermis). Batas antara jaringan ikat dan kulit jangat kurang jelas, namun dapat dirasakan dari fungsinya. Lapisan lemak ini berfungsi sebagai pelindung tubuh apabila terkena benturan benda. Selain itu, lemak berfungsi sebagai penyekat (isolator) panas dalam tubuh. 

c. Kelainan pada kulit.
1) Biang keringat, terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel mati.
2) Jerawat, merupakan penyakit umum pada kulit yang bersifat kronis pada kelenjar minyak.
3) Abses (bisul)
4) Eksim, yaitu penyakit akut atau kronis yang ditandai dengan kulit mengering, kemerh-merahan, gatal-gatal, dan bersisik.
5) Gangre, yaitu nekrosis atau kematian sel-sel jaringan tubuh setempat yang disebabkan karena pemblokiran peredaran darah untuk suatu bagian tertentu.
6) Pruitus kutena ,yaitu penyakit kulita yang menyebabkan rasa gatal, dipicu oleh iritasi dari saraf sensor perifer. Pruitus juga disebabkan oleh diabetes mellitus, gangguan kelenjar tiroid dan penyakit hati.
7) Scabies disebut sebagai "seven year itch", yaitu gangguan kulit yang disebabkan oleh parasit inskta yang sangat kecil (Sarkoptes scabies) 

Sumber : http://interestedinmyblog.blogspot.com/2012/10/sistem-ekskresi-pada-manusia.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kontributor

Pengikut